"...ku ibarat pasir di pantai,ombak yang membelai ibarat kasih sayangmu yang setia menemani diriku di setiap detik berlalu,tanpa kenal erti lelah dan kesetiaan yang tidak berbelah bagi, walau siang atau malam, walau bergelora atau tenang, walau ribut atau diiringi bayu yang menghembus manja...kau tetap setia membisik irama ombak yang merdu, membelai hatiku dengan kasih sayangmu,walau apa jua keadaan dan waktu, ku menghargai kesetiaan dirimu, namun ku ibarat pasir di lautan gurun andai ku tidak merasai lagi belaian kasih sayangmu yang setia membelai, ku akan menjadi pasir yang tidak berharga lagi, hanya ditemani angin lalu yang kau titipkan dari kejauhan, yang kurasai bukan lagi kehangatan kasihmu namun mentari yang membakar luluh hatiku...alangkah indah andai ku menjadi sebutir pasir di lautan dalam,namun ku tetap merasai belaian kasih sayangmu..."
Wahai Bintang Hatiku Yang Hilang
Seumpama mimpi yang terindah kau hadir mengucap salam menyapa lembut kamar hatiku bangkit dari lena yang resah dengan suara lembut persis bidadari mengocak mimpi resah dan berderai satu persatu hilang disapa pandangan ayu hatimu dan ku nanti mimpi itu menjadi nyata Usah menangis wahai bintang hatiku kerna ikhlasku akan menyapu derai titis air matamu dan titis itu ku raup menjadi permata yang berharga buat hatiku tika waktu membeku ku menanti wajahmu kasih muncul di ruang mata menemani lara hatiku di balik kasih nan satu Rumpun kasih yang subur tersusun indah di taman hatiku dan kau adalah penghuni taman larangan yang hatinya sukar dijejaki insan lain kerasa hatimu tidak terdaya untuk ditawan kasihmu luhur tidak berteman dan abadilah dikau dalam hatiku zikirkan dengan suci kasihmu agar hatiku terus subur dan bercahaya menjadi syurga buat dirimu Akan ku nyatakan dengan rasa pautan dari lirikan matamu membuat tabir mimpi tersingkap menjadi nyata dan tulus suci lalu terserlah keindahan ...

...at 0230...
ReplyDeleteKini ramalanku benar belaka...
ReplyDelete