Seumpama mimpi yang terindah kau hadir mengucap salam menyapa lembut kamar hatiku bangkit dari lena yang resah dengan suara lembut persis bidadari mengocak mimpi resah dan berderai satu persatu hilang disapa pandangan ayu hatimu dan ku nanti mimpi itu menjadi nyata Usah menangis wahai bintang hatiku kerna ikhlasku akan menyapu derai titis air matamu dan titis itu ku raup menjadi permata yang berharga buat hatiku tika waktu membeku ku menanti wajahmu kasih muncul di ruang mata menemani lara hatiku di balik kasih nan satu Rumpun kasih yang subur tersusun indah di taman hatiku dan kau adalah penghuni taman larangan yang hatinya sukar dijejaki insan lain kerasa hatimu tidak terdaya untuk ditawan kasihmu luhur tidak berteman dan abadilah dikau dalam hatiku zikirkan dengan suci kasihmu agar hatiku terus subur dan bercahaya menjadi syurga buat dirimu Akan ku nyatakan dengan rasa pautan dari lirikan matamu membuat tabir mimpi tersingkap menjadi nyata dan tulus suci lalu terserlah keindahan ...
...terima kasih atas terbentang luas hatimu menerima lamaran hatiku buatmu biarlah kasih suciku kutitipkan di alam pelamin kita bersama terima kasih sayang kerana sudi hidup dalam duniaku akan ku berikan kasih sayang yang tiada tara seindah bintang di langit....begitulah indah cintaku buatmu dan akan ku berikan sepenuh kasihku sehingga akhir hayat kita.... kerana dirimu adalah kenangan yang terindah yang akan ku abadikan selamanya... ...ku sarungkan cincin kasih di jemari mu di kala inai merah mewarnai sayangku buat kekasih hatiku sayang... dan malam indah asmara rindu akan ku jadikan kenangan yang terindah sepanjang hayatmu... ~one love~mizl~
Setahun yang lalu kau di sisi, Namun hilang kembali, Mencari setia kekasih mu, Antara kau aku dan kawan, Dalam segala cinta ku miliki, Hanya kau satunya awan, Gemawan rindu, Kesepian hina terasa, Memecah hallus rindu cintaku ini, Jeritan manja manis senja, Warna keindahan mu, Kaulah kekasih, Kau kekasih cintaku, Kan ku rindu selalu, Kan ku bela cinta mu....., Ruang yang kosong ini, Siapakah dia?, Cinta kilauan mutiara, Bagaikan embun pagi, Akan kekeringan akhirnya, Bilamana mentari terbit tinggi, Bagai embun pagi, Akan kekeringan.
Comments
Post a Comment